Nama sebuah tatanan masyarakat sosialisme sudah muncul jauh sebelum Marx melambung. Mulai dari pernyataan Plato tentang para filsuf pemimpin yang tidak memiliki hak milik, kemudian juga tentang zaman emas kaum Stoa dsb. Tetapi yang membedakan Sosialisme Marx dengan yang lain adalah keberadaan sokongan dari bukti-bukti empiris ilmiah yang ia kemukakan. Jika sosialisme yang ia kemukakan adalah hal yang harus dimunculkan di kenyataan karena tuntutan dari hukum objektif determinis sejarah. Jika sebelumnya ada sosialisme yang bersifat normatif tanpa mengindahkan kenyataan seharusnya seperti apa. Seperti seharusnya kepemilikan itu tidak ada karena kepemilikan menyebabkan manusia satu dapat berkuasa atas manusia lainnya. Maka Marx […]

“Sejarah semua masyarakat yang ada hingga sekarang ini adalah sejarah perjuangan kelas”  (CM, Marx and Engels, 1, 59). Sebuah kata fenomenal dari sebuah buku yang mahsyur di waktu lalu. Pedoman pergerakan kaum proletar saat abad ke-20an. Ketika industri sedang digalakkan dimana-mana. Kaum yang hanya hidup bermodalkan tenaga ragawi untuk menyambung ke hari esok. Terhisap dan tereksploitasi raganya demi sesuap nasi. Dan Marx, disini memberikan kaum itu sebuah kekuatan. Yang dia katakan akan membawa perubahan kesemua sisi bentuk masyarakat yang ada. Berdasarkan paham materialis sejarah yang dikembangkan Marx, perkembangan sejarah umat manusia tidak dapat dihindarkan dari pertentangan dua kelas yang memiliki […]

Marx menilai penyebab adanya keterasingan antar manusia satu dengan yang lain adalah karena adanya hak milik. Hak milik yang dibuat oleh manusia itu sendiri yang kemudian membuat manusia-manusia berkuasa atas hak milik membuat sebuah peraturan, struktur hirarkis antar manusia demi kelanjutan produksi.  Struktur atas ekonomi tersebut mencerminkan struktur kekuasaan di dalam ideologi juga. Apalagi di jaman Marx, manusia begitu terasing satu sama lain. Karena pekerjaannya. Dan lebih parah lagi keadaan kaum proletar yang sebagian besar hidupnya tercakup didalam sebuah pabrik. Mengasing didepan mesin-mesin demi harapan sesuap nasi untuk hari esok. Sementara para pemilik sedang sibuk meminum teh dan wiski. Atas […]

Alienasi atau keterasingan adalah hal yang menyebabkan Marx menjalani panjangnya perjalanan untuk mencari alasan dan cara untuk menghilangkan keterasingan manusia dari sesamanya. Bagaimana keinginanannya untuk mengembalikan manusia kepada manusia lainnya. Dengan kebersamaannya dan dengan rasa persatuannya. Salah satu anggapan Marx mengenai manusia sebagai manusia ialah dilihat dari pekerjaannya. Dengan melihat apa yang ia hasilkan dari tangannya sendiri tersebut. Dan dari pekerjaannya ia manusia itu akan mendapatkan sebuah penghargaan karena telah menelurkan sesuatu dari dirinya. Dengan mengusahakan sebuah usaha terhadap suatu objek. Tetapi kenyataannya pekerjaan manusia di jaman Marx sendiri membuat manusia terasing satu sama lain. Mereka terpaku terhadap sebuah pekerjaan […]