Kejawen bukanlah sebuah agama ataupun ajaran karena kejawen lebih kepada hubungan antara individu kepada zat ketuhanan. Oleh karena itu kejawen merasuk dan digunakan di dalam agama-agama lain seperti di Islam dan Kristen. Kejawen menganggap bahwa keberadaan yang tidak kasat mata ini dapat mempengaruhi yang kasat mata. Bahwa seorang individu dalam berperilaku haruslah tidak terlalu mengumbar hawa nafusnya. Dengan prinsip itu maka seorang individu bakal bisa berperilaku tanpa pamrih atau memberikan sesuatu tanpa meminta pengembalian kembali. Untuk mencapai prinsip-prinsip hidup seperti itu yang secara batin berarti damai tenang dan tentram. Sesuai dengan cara kejawen adalah dengan jalan mendekatkan diri kepada zat […]