Dalam sejarah, kualitatif dan kuantitatif adalah dua metode pengumpulan dan penganalisaan data yang senantiasa berbeda arah.“ Tidak hanya mengenai strategi pengumpulan dan koleksi datanya, secara kerangka epistemic pun berbeda dalam mengkonsepkan alam, realitas sosial, dan prosedur untuk memahai sebuah fenomena” (Filstead, 1979:45). Disini akan di jelaskan alur kekuatan, kelemahan dan kritik dari masing-masing metode. Metode Kuantitatif Kekuatan Kuantitatif Kekuatan terbesar dari metode ini ialah bahwa banyak anggapan yang mengatakan bahwa hasil data penelitian kuantitatif lebih dapat dipercaya, lebih rasional, logis dan sistematis. Dan meski dengan menggunakan cara-cara analisa yang sulit atau kompleks tetap hasil yang diberikan dainggap jelas dan langsung […]

    Di tahun 2030, 1,1 miliar orang baru akan hadir dibumi, membuat sekitar 8,5 miliar orang di bumi ini. Kebanyakan mereka muncul di daerah yang ramai di Asia dan kota-kota di Afrika, menambah polusi dan mengurangi persedian sumber daya. Urbanisasi ke kota besar, vegetasi alami, pertanian, air bersih, pekerjaan, rumah, transportasi, dan komunitas semuanya bertambah. Kota-kota yang tumbuh cepat seperti Kano, Niamey, Sikasso dan Bobo-Dioulasso di daerah Sahara Afrika barat, untuk sebagai contoh, telah mengubah hutan-hutan menjadi tempat irigasi pertanian untuk memberi makan populasi mereka yang meningkat. Perencanaan urban dapat memperlambat degradasi lahan, dan mungkin menyelesaikan masalah itu. Tetapi […]