Pengertian Filosofi Menurut Para Ahli

Diposting pada
Filosofi atau filsafat adalah pembelajaran mengenai masalah umum dan fundamental seperti yang berhubungan dengan realitas, keberadaan ,pengetahuan, nilai, alasan, pikiran dan bahasa. Filsafat telah
dibedakan dengan cara lain dengan menunjuk kepada masalah berdasarkan kekritisannya, pendekatan secara umum yang sistematis dan ketergantungannya terhadap pendapat yang rasional. Kata filosofi datang dari Yunani kuno yang berarti kecintaan terhadap kebijaksanaan. Definisi dari filsafat berdasarkan para ahli berbeda-beda karena pemahaman dan jalan pikirnya berbeda, berikut definisi filsafat menurut beberapa ahli:
Baca Juga :
 
Pengertian Filosofi Menurut Para Ahli

Haus akan ambisi
mengenai kebenaran dan kebajikan, dan hiruk pikur untuk menguasai semua
kebohongan dan keburukan dimana tidak dianggap sebagai akibat dari hasrat:
disini ditunjukan semangat kepahlawanan dari para filsuf. ~ Johann Georg Hamann

Pengertian Filosofi Menurut Para Ahli
Filsuf dunia kuno
menganjurkan umat manusia sebuah seni dari kehidupan. Sebalikanya, para filsuf
modern muncul diatas semua itu sebagai hasil pembangunan istilah teknis yang dipakai
para spesialis. ~ Pierre Hadot
Pengertian Filosofi Menurut Para Ahli
Hal yang paling
krusial adalah untuk menemukan kebenaran dan bahwa kebenaran adalah untuk ku,
untuk menemukan gagasan mengenai dimana aku akan mau untuk hidup dan mau untuk
mati. Dari itulah akan timbul dari apa yang disebut sebagai kebenaran objektif,
membangun dunia dimana aku tidak hidup di dalamnya tetapi secara sadar membantu
orang lain untuk melihatnya. ~ Kierkegaard
Pengertian Filosofi Menurut Para Ahli
Filsafat… mencetak
dan membangun jiwa, hal itulah yang memerintah kehidupan kita, menunjukkan
perilaku kita, memperlihatkan kita apa yang seharusnya dilakukan dan apa yang
kita yang harusnya tinggalkan tidak diapa-apakan, Hal itu duduk di helm dan
mengatur tujuan kita saat kita berada di gelombang besar ketidak pastian.~ Seneca
Pengertian Filosofi Menurut Para Ahli
Semakin kamu mencintai
kebenaran dan kebajikan yang benar kamu cinta, kamu akan semakin menjadi
seorang filsuf.~ Petrarch
Pengertian Filosofi Menurut Para Ahli
Jangan mencoba
berlatih filsafat di daerah diamana kesalahan dapat mengantarkanmu ke tiang
gantungan. ~ Georg Lichtenberg
Pengertian Filosofi Menurut Para Ahli
Filsafat ada untuk
dipelajari, untuk kepentingan jawaban paling berarti dari sebuah pertanyan,
sejak sebuah jawaban yang berarti dapat, sebagai peraturan diketahui adalah
yang benar, tetapi bukan untuk itu untuk kepentingan pertanyaan tersebut.~ Bertrand Russell
Pengertian Filosofi Menurut Para Ahli
Untuk menjadi seorang
filsuf, bisa dikatakan, sebagai menjadi seorang pecinta kebijaksanaan (kebijaksanaan
bukan apapun tanpa kebenaran), tidak cukup untuk seorang manusia untuk
mencintai kebenaran, dan sejauh manapun itu berhubungan dengan keinginannya
sendiri, keinginan atasannya, dengan dogma dari gereja, atau dengan hukum dan
perasaan orang sebayanya… Untuk mendapat kehormatan dari gelar ini adalah
dengan baik dan bijaksana memahami dengan tepat bahwa seseorang seharusnya
mencintai kebenaran dengan sangat bangga dan kepenuhan hati, dan secara tanpa
sadar dan dalam kondisi apapun menaruhnya diatas segalanya, dan jika
diperlukan, tanpa tantangan apapun….. Intelek menjadi bebas, dan dalam bagian
ini tidak akan mau mengetahui maupun memahami keinginan lain selain kebenaran.~ Arthur Schopenhauer
Pengertian Filosofi Menurut Para Ahli

Para filsuf telah
menginterpretasikan dunia dalam berbagai bentuk. Intinya bagiamanapun adalah
untuk mengubahnya.~ Karl Marx

Filsafat adalah perolehan dari pengetahuan.

Untuk bertanya-tanya adalah perasaan dari seorang filsuf, dan filsafat bermula dari bertanya-tanya.

Mereka yang berada dalam kelas kecil telah merasakan bagaimana manisnya dan
berkah kepemilikan filsafat, dan juga telah melihat dan telah terpuaskan oleh
kegilaan dari kebanyakan, dan mengetahui bahwa tidak ada yang bertindak secara jujur
di pemerintahan suatu negara, juga tidak ada para penolong yang akan membantu
siapapun yang menjaga keadilan. Penolong seperti itu akan menjadi
seseorang manusia yang telah jatuh diantara hewan liar tidak dapat
bergabung dengan kerusakan dari rekannya, juga tidak akan mampu sendirian
melawan semua kekuatan alam itu, dan lalu dia akan menjadi tidak berguna di
negata itu atau pada teman-temannya, dan akan membuang kehidupannya sebelum dia
mendapatkan kebaikan kepada dirinya atau orang lain. Dan dia mencerminkan ini
smua dan menahan kecintaan pada damainya, dan melakukan urusannya sendiri. Dia
adalah orang yang pensiun dibawah perlindungan sebuah dinding di dalam sebuah
badai debu yang mengendarai angin yang membawanya, dan ketika dia melihat sisa
umat manusia yang penuh kerusakkan, dia puas jika dia dapat hidup di
kehidupannya sendiri dan menjadi murni dari semua kejahatan dan ketidak
benaran, dan meninggalkan dunia ini dalam kedamaian dan keinginan baik, dengan
harapan besar.
                                  PlatoThe
Republic
, 496d.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *