Sun Gun, Senjata Maut Pembakar Kota

Diposting pada
Senjata Maut Pembakar Kota Milik Jerman

Sebuah artikel lama yang dilupan dari Majalah Life tahu 1945 membuka tabir bagiaman “Tentara Amerika mengatakan fakta mengejutkan bahwa para ilmuan Jerman punya rencana serius untuk membuat sebuah “sun gun” ( meriam matahari).

Cermin raksasa yang mengorbit bumi akan memfokuskan cahaya matahari ke target permukaan bumi. Para pasukan Jerman, berharap dapat enggunakan cermin tersebut untuk membakar kota-kota musuh ataupun Ide tersebut muncul dari ilmuan ahli roket Hermann Oberth tahun 1923. Dengan penganda-andaian biaya tiga juta marks dan memerlukan 15 tahun pembuatan, tujuan utama dari cermin luar angkasa adalah untuk menyediakan orang-orang di bumi dengan cahaya matahari sesuai permintaan, dimanapun di Bumi. Tetapi Oberth kemudian mengatakan itu adalah sebuah sejata maut. “Cermin luar angkasanya seperti yang dia tulis,” adalah seperti cermin tangan yang digunakan oleh para anak sekolah untuk membuat sebuah lingkaran cahaya matahari di atap kelas mereka. Sebuah sinar tiba-tiba di wajah guru mereka akan membuat reaksi tidak menyenagkan.

Herman Obert adalah seorang kelahiran Austro-Hungaria Jerman Fisika dan Insinyur. Dia di anggap sebagai salah satu bapak penemu dari roket dan ilmu astronot, dan mengkonstruksi model roket pertamanya saat berusia 14 ketika sekolah. Tahun 1928 dan 1929 Oberth bekerja di Berlin sebagai konsultan Ilmuan dan di pernah muncul di film yang pertama kali mempunyai setting di luar anggkasa, Frau im Mond (The Woman in The Moon), di Produseri UFA-Film Co. Oleh Fritz Lang, meskipun dia kehilangan penglihatan di mata kirinya di sebuah eksperimen untuk film ini.

Musim semi 1929, Oberth meluncurkan roket berbahan cair pertamanya, ia namakan Kegelduse, dibantu oleh murid-muridnya di Universitas Teknik Berlin, salah satu diantara mereka adalah Wernher von Braun, yang kemudian akan menjadi kepala dari proyek untuk mengembangkan roket yang dinamakan A4, tetapi sekarang lebih diketahui sebagi V-2- dimana menggabungkan berbagai penemuan dan ide. Oberth juga kemudian bekerja kepada muridnya, Wernher von Braun, yang menbembangkan roket luar angkasa untuk Nasa, dan pensiun tahun 1962 di umur 68 tahun. Tahun 1945, ketika para Sekutu yang menang mulai mencari data-data rencana perang, munculah proposal yang di ajukan oleh Oberth dan meulai melihat kemungkinan keinginan Third Reich untuk membuat senjata cermin di orbit 22,236 mil diatas bumi. Detail dari sejata matahari ini muncul lagi setelah di bahas oleh para ahli milter Amerika dan muncul di internet dan forum.

Majalah Life percaya itu akan di kirimkan keluar angkasa dalam bentuk terpisah-pisah. Itu akan berisi stasiun luar angkasa, dengan 30 kaki lubang untuk roket penyuplai dapat berlabuh, taman hidroponik untuk menyediakan oksigen dan generator bertenaga surya sebagai sumber listrik. Saat sudah berada di orbit, para master roket untuk proyek ini akan mulai menarik 6 kabel. Memutarkannya mengelilingi roket tersebut di tengahnua akan membuat konstruksi sudah berjalan. Jerman bukan cuman negara yang tertarik dengan mengeksploitasi kekuat matahari. Tahun 1999, Russia membeberkan rencana untuk membuat cermin yang memantulkan cahaya matahari ke Bumi ketika musim dingin.

Sekelumit Pandang Pemikiran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *